Untuk agen properti, AI yang paling praktis mengurus tulisan yang menumpuk di sela survei: deskripsi listing dari catatan saat melihat rumah, pesan follow-up setelah calon pembeli survei, laporan mingguan ke pemilik, balasan ke pertanyaan. Kamu mengucapkan apa yang kamu lihat dan apa yang dibicarakan, AI menulis drafnya, dan kamu memeriksa setiap fakta sebelum apa pun dikirim. Retexta adalah aplikasi Android untuk ini: kamu bicara, aplikasi menulis teks jadinya. Retexta tidak mengambil data harga pasar, tidak menaksir nilai properti dan tidak mengedit foto. Menunya berbahasa Inggris, jadi label di halaman ini ditulis persis seperti di aplikasi.
| Tugasmu | Yang kamu lakukan | Tujuan di Retexta | Letaknya |
|---|---|---|---|
| Deskripsi listing | Keliling rumah dan ucapkan apa yang kamu lihat | Something else (“deskripsi listing, sekitar 150 kata”) | More templates |
| Follow-up setelah survei | Ucapkan apa yang disukai dan ditanyakan calon pembeli, dan langkah berikutnya | Write a message, jenis WhatsApp atau Email | Layar awal |
| Laporan ke pemilik | Ucapkan masukan dari survei minggu ini | Write a message, jenis WhatsApp atau Email, gaya Warm atau Professional | Layar awal |
| Balasan ke pertanyaan | Tempel pesannya, sebutkan jawabanmu | Reply to a message | Layar awal |
| Catatan setelah telepon dengan klien | Ucapkan isi telepon langsung setelah selesai | Summarize a meeting | Layar awal |
| Pesan untuk pembeli yang berbahasa lain | Tempel teks yang sudah jadi, pilih bahasanya | Translate | More templates |
Contoh 1: dari catatan survei ke draf listing
Contoh ini kami tulis sendiri untuk menunjukkan idenya. Ini bukan hasil asli aplikasi, dan hasilmu akan berbeda.
Yang mungkin kamu ucapkan (Something else, tugas: “deskripsi listing, sekitar 150 kata, hangat tapi faktual”):
Rumah di Jalan Cempaka nomor dua belas, Bekasi. Luas tanah seratus dua puluh, luas bangunan sembilan puluh. Tiga kamar tidur, dua kamar mandi. Dapur baru direnovasi 2024, meja granit, kompor tanam. Ruang tamu jendelanya besar, terang kalau pagi. Lantai granit di bawah. Taman belakang kecil ada kanopi. Carport dua mobil. Listrik 2200 watt, air PDAM. SHM. Jalan depan tenang, sepuluh menit jalan kaki ke taman dan sekolah dasar.
Draf yang sudah jadi:
Dijual rumah terang di Jalan Cempaka No. 12, Bekasi, dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi.
Luas tanah 120 m², luas bangunan 90 m².
Dapur baru direnovasi pada 2024, dilengkapi meja granit dan kompor tanam. Jendela besar membuat ruang tamu terang di pagi hari, dan lantai bawah berlapis granit.
Di belakang ada taman kecil dengan kanopi, dan carport muat dua mobil.
Listrik 2.200 watt, air PDAM, sertifikat SHM.
Rumah berada di jalan yang tenang, sekitar sepuluh menit jalan kaki ke taman dan sekolah dasar.
Sebelum dipakai: cocokkan setiap angka dengan dokumen listingmu, hapus apa pun yang tidak bisa kamu buktikan, dan ikuti aturan kantormu serta portal properti tempat listing dipasang. Perhatikan apa yang digambarkan draf itu: rumahnya, jalannya, jaraknya. Bukan siapa yang seharusnya tinggal di sana.
Gambarkan propertinya, bukan pembelinya
Draf AI bisa menyelipkan kalimat tentang “pembeli ideal” yang tidak kamu ucapkan, misalnya soal agama, suku, status keluarga atau kondisi fisik calon penghuni. Kalimat seperti itu bisa menyinggung dan menyingkirkan calon pembeli. Baca setiap draf untuk kalimat semacam itu sebelum dipasang.
Informasi, bukan nasihat hukum
Kami belum memeriksa aturan iklan properti yang berlaku di Indonesia. Kantor, asosiasi atau portal tempatmu memasang listing mungkin punya pedoman sendiri. Kalau ragu soal sebuah kalimat, tanyakan ke kantormu sebelum memasangnya.
Contoh 2: follow-up setelah survei
Yang mungkin kamu ucapkan (Write a message, WhatsApp, Friendly):
Pesan ke Pak Dani dan Bu Citra, tadi survei rumah Cempaka dua belas. Mereka suka dapurnya sama taman belakang, khawatir kamar kedua kekecilan buat ruang kerja. Sudah saya ukur, sekitar tiga kali tiga setengah meter. Pemilik terbuka untuk proses cepat. Tawarkan survei kedua Sabtu pagi. Tanya mau dikirim fotokopi sertifikat dan PBB-nya atau tidak.
Pesan yang sudah jadi:
Selamat sore, Pak Dani dan Bu Citra,
Terima kasih sudah menyempatkan survei ke rumah di Jalan Cempaka No. 12 hari ini. Senang Bapak dan Ibu menyukai dapur dan taman belakangnya.
Soal kamar kedua untuk ruang kerja: sudah saya ukur, ukurannya sekitar 3 x 3,5 meter.
Pemilik juga terbuka untuk proses yang cepat, kalau itu membantu rencana Bapak dan Ibu.
Apakah Bapak dan Ibu ingin melihat rumahnya sekali lagi pada Sabtu pagi? Sementara itu, saya juga bisa mengirimkan salinan sertifikat dan PBB-nya. Kabari saja ya.
Salam,
[Nama]
Contoh 3: laporan mingguan ke pemilik
Yang mungkin kamu ucapkan (Write a message, WhatsApp, Warm):
Laporan ke Bu Kartika, minggu pertama dipasarkan. Empat kali survei, satu open house sekitar dua belas rombongan. Masukan: semua suka dapur dan cahayanya. Dua bilang keramik kamar mandi kelihatan lama. Satu pasangan minta survei kedua Sabtu. Belum ada penawaran. Usul kita bicara Senin soal perlu atau tidaknya memperbarui kamar mandi.
Pesan yang sudah jadi:
Selamat pagi, Bu Kartika,
Berikut ringkasan minggu pertama pemasaran rumah Ibu:
- 4 kali survei dan 1 open house dengan sekitar 12 rombongan
- Pengunjung konsisten menyukai dapur dan cahaya alaminya.
- Dua rombongan menyebut keramik kamar mandi terlihat lama.
- Satu pasangan meminta survei kedua pada hari Sabtu.
Belum ada penawaran, dan itu wajar setelah satu minggu. Bagaimana kalau kita bicara hari Senin soal perlu tidaknya memperbarui kamar mandi?
Salam hangat,
[Nama]
Kalimat “dan itu wajar setelah satu minggu” tidak ada di voice note. Hal seperti itulah yang perlu kamu tangkap: kalau kamu tidak akan mengatakannya, atau tidak bisa membuktikannya, hapus. Selalu bandingkan hasilnya dengan yang kamu ucapkan.
Yang harus dijauhkan dari draf AI
- Fakta karangan. Luas tanah dan bangunan, sertifikat, daya listrik, tahun renovasi, PBB dan iuran lingkungan datang dari dokumenmu, bukan dari AI.
- Gambaran pembeli atau penyewa yang menyinggung agama, suku, status keluarga atau kondisi fisik (lihat di atas).
- Isi perjanjian dan nasihat hukum. Tanda jadi, PPJB, AJB dan pajak mengikuti dokumen resmi, notaris atau PPAT, dan kantormu. Retexta tidak dibuat untuk kontrak.
- Data pribadi klien melebihi yang dibutuhkan pesan itu. Retexta memproses teks di cloud; lihat kebijakan privasinya (dalam bahasa Inggris).
Cara menulis draf listing di Retexta
- Buka Retexta dan ketuk New task.
- Ketuk More templates, lalu Something else.
- Di Describe your task, tulis kebutuhanmu, misalnya “Deskripsi listing rumah dalam bahasa Indonesia, sekitar 150 kata, hangat tapi faktual, tanpa gambaran tentang pembeli”.
- Ketuk Record audio dan keliling rumahnya sambil mengucapkan apa yang kamu lihat.
- Retexta mentranskripsi di servernya dan menulis drafnya. Ubah panjang atau gaya di layar hasil kalau perlu.
- Periksa setiap fakta, lalu salin teksnya ke portal listing atau caption media sosialmu.
Semua tujuan kecuali Transcript only adalah bagian dari Retexta Pro. Retexta bisa dicoba gratis: pengguna baru mendapat beberapa hasil Pro gratis untuk dilihat di aplikasi. Menyalin, membagikan dan mengekspor hasil, serta semua yang datang setelah hasil gratis itu, memerlukan Retexta Pro atau kredit.
Baca juga
Agen properti berjualan setiap hari: AI untuk sales membahas catatan kunjungan dan follow-up dari mobil. Kalau kamu mengelola kantor sendiri, AI untuk UMKM membahas balasan chat dan ulasan. Untuk caption media sosial: caption Instagram. Tentang aplikasinya: Retexta, suara ke teks untuk Android.
Sumber
Diperiksa oleh FLAME Apps pada 25 September 2026.
- Aturan iklan properti di Indonesia: tidak kami periksa, jadi tidak kami kutip.
- FLAME Apps, kebijakan privasi Retexta, bagian 4 dan 7.1.
- Retexta: nama tujuan, bagian More templates, jenis pesan, gaya penulisan dan paket seperti yang tampil di aplikasi (versi 2026.1.23, menu bahasa Inggris) dan di halaman Google Play.
